Dinkes Banten Mendukung Penguatan Pelayanan Kesehatan Jiwa dan Pengembangan Profesi Psikologi Klinis
TANGERANG, obornewsbanten.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten menyampaikam terima kasih dan apresiassi kepada Sake Pramawisakti., S.Psi., Psikolog atas dedikasi dan pengabdianya sebagai Ketua Ikatan Psikologi Klinis ( IPK) Indonesia Wilayah Banten periode 2022 – 2026. Demikian dikatakan, Dr.dr. Hj. Ati Pramudji Hastuti.,Mars. Di Tangerang. (5/7).
Ati mengatakan, Dedikasi dan Kontribusi yang telah diberikan menjadi bagian penting dalam mendukung penguatan pelayanan kesehatan jiwa serta pengembangan profesi psikologi di provinsi Banten.
Selain itu Ati Juga memberikan ucapan selamat mengemban amanah kepada Ghoif Nurrohman S.Psi., M.Psi., Psikolog sebagai Ketua IPK Indonesia Wilayah Banten Periode 2026 – 2030. Semoga senantiasa diberikan kelancaran dalan menjalankan tugas serta terus memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan jiwa yang berkualitas bagi masyarakat. ”Mari bersama membangun sinergi demi terwujudnya masyarakat bagi masyarakat,”ungkapnya.

Seperti diketahui, jumlah permasalahan dengan gangguan mental dan depresi terus mengalami peningkatan, tentunya bagaimana peran IPK ini dalam penanganan kesehatan yang akan dilakukan pemerintah. Untuk itu pihaknya menggandeng dan memberdayakan organisasi profesi yang ada di provinsi Banten untuk bersama sama menangani permasalahan kesehatan yang ada di provinsi Banten ini.
Maka kami sengaja hadir untuk mendorong dan mensupport IPK ini untuk berdiri dan lanjut dengan tentunya melalui muswil ini akan terpilih kepengurusan yang baru siapapun itu yg terpilih. Harapan kami dapat mampu membawa IPK semakin solid responsif dan sinergi dengan pemerintah.
Dikatakan Ati, pihaknya juga berpesan bahwa muswil ini bukan sekedar pemilihan pengurus tetapi menjadi ajang momentum bagi kita evaluasi terhadap program program kesehatan dan harus benar benar membumi dan berdampak langsung pada masyarakat. Artinya menuju ke layanan kesehatan.
Kami berupaya memfasilitasi layanan kesehatan di Banten ini harus terintegrasi dengan kesehatan jiwa karena muaranya utamanya dengan kondisi ekonomi sosial politik kultur budaya yang ada, kesehatan fisik seringkali kaitannya erat dengan kesehatan jiwa maka semua harus hadir yaitu psikolog psikiater yang ada disetiap fasilitas layanan kesehatan di Banten sampai ditingkat puskesmas. Saat ini pihaknya sedang menyusun dan merinci berapa jumlah psikolog dan berapa jumlah faskes yang ada di provinsi Banten. (ADV).
