Pemkot Tangerang Siapkan Rencana Tindak Lanjut Investasi PSEL
TANGERANG, Obornewsbanten.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang baru saja menggelar konsultasi audit bersama Perwakilan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Banten untuk menindaklanjuti rencana proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Tangerang.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Wawan Fauzi menuturkan, Pemkot Tangerang memanfaatkan konsultasi audit yang digelar untuk koordinasi lanjutan pasca ekspose awal rencana proyek PSEL Kota Tangerang yang telah dilaksanakan sebelumnya, khususnya mengenai aspek skema pembiayaan dan kerja sama serta kelayakan investasi yang telah dijalankan.
”Kami melakukan kunjungan ini sebagai tindak lanjut dari ekspose yang sebelumnya telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Tangerang kepada BPKP. Ada banyak pembahasan yang dibicarakan mulai dari aspek kelayakan investasi, tata kelola proyek, mitigasi resiko, serta kesiapan regulasi dan kelembagaan sebagai dasar pelaksanaan audit investasi,” ujar Wawan, Rabu (21/1/26).
Di sisi lain, Perwakilan BPKP Provinsi Banten menegaskan akan mendukung penuh pelaksanaan rencana proyek strategis daerah melalui peran pengawasan dan audit investasi sesuai kewenangan untuk memastikan bahwa rencana proyek investasi PSEL Kota Tangerang bisa berjalam secara terukur dan akuntabel.
”Kami siap memberikan dukungan penuh untuk menjamin rencana investasi PSEL Kota Tangerang dapat dilaksanakan secara prudent, terukur, dan akuntabel serta memberikan nilai manfaar yang optimal bagi pemerintah daerah dan masyarakat,” tambah Kepala Perwailan BPKP Provinsi Banten, Rusdy Sofyan.
Selain itu, Pemkot Tangerang berharap audiensi yang dilakukan dapat meningkatkan sinergitas antara Pemkot Tangerang dan Perwakilan BPKP Provinsi Banten dalam rangka memastikan pelaksanaan audit investasi PSEL Kota Tangerang berjalan lancar.
”Kami berharap pertemuan lanjutan ini dapat membangun kesamaan persepsi antara Pemkot Tangerang dan BPKP dalam rangka memastkan proses audit yang dilakukan dapat mendukung keputusan yang tepat, meminimalkan resiko, serta menjamin keberlanjutan pembangunan dan pengelolaan lingkungan hidup di Kota Tangerang,” pungkas Wawan.(Nsr)
